Rumah Tahan Gempa - Rumah Tahan Gempa
Perusahaan
Kategori
Jenis
Tahun
Nilai TKDN
Kapasitas Produksi
Teknologi 3D Concrete Printing (3DCP) adalah suatu teknologi konstruksi inovatif yang memungkinkan terciptanya bentuk bangunan yang kompleks, sesuai dengan kebutuhan. Teknologi ini telah berkembang menjadi teknologi fabrikasi digital pada industri beton selama dua dekade terakhir. Teknologi 3DCP memanfaatkan beton atau mortar sebagai material untuk menghasilkan struktur 3D dengan menggunakan printer 3D yaitu mesin yang mencetak lapisan material layer by layer sehingga terbentuk objek 3D (Tu et al., 2023). Penggunaan teknologi dalam konstruksi bangunan gedung mulai tersebar secara luas.
PT Modula Tiga Dimensi (PT Modula), merupakan perusahaan konstruksi yang mengembangkan Teknologi 3DCP di Indonesia, dengan mengadopsi teknologi 3DCP dari COBOD. PT Modula mulai mengembangkan pembangunan Rumah 3D Concrete Printing yaitu teknologi rumah yang dibangun dengan Teknologi 3DCP menggunakan campuran beton dari material lokal yang tersedia di dekat lokasi penerapan. Pembangunan dilakukan menggunakan printer 3DCP, dicetak secara bertahap (layer by layer) sesuai dengan desain bangunan (model digital 3D).
Teknologi 3D Concrete Printing (Rumah 3DCP) yang diusulkan PT Modula Tiga Dimensi untuk proses kliring teknologi merupakan teknologi rumah 1 (satu) lantai type 46. Dinding 3D Concrete Printing yang digunakan merupakan double wall dengan ketebalan lapisan (layer) 4 cm, lebar lapisan 5 cm dan jarak antara dinding luar dan dinding dalam sebesar 10 cm. Kuat tekan target beton yang disyaratkan untuk komponen dinding adalah sebesar 25 ± 1 Mpa.
Sistem konstruksi 3D Concrete Printing (3DCP) yang digunakan pada bangunan ini mengikuti sistem konstruksi Confined Masonry. Pembeda antara kedua sistem tersebut yaitu dari material dindingnya, yang mana pada sistem Confined Masonry menggunakan pasangan bata sedangkan 3DCP menggunakan beton yang dicetak lapis demi lapis. Pengerjaannya juga sama yaitu dikerjakan dulu dindingnya kemudian dilakukan pengecoran secara konvensional untuk tie element (balok dan kolom). Sistem konstruksi 3DCP ini menumpu pada fondasi yaitu fondasi tapak setempat yang dihubungkan dengan sloof. Dinding beton kemudian dicetak tepat diatas sloof-sloof yang telah dibangun sebelumnya. Selain itu juga ikatan antara dinding dan kolom diberikan angkur - angkur. Spesifikasi teknis untuk rumah 1 lantai tipe 46 dengan teknologi 3D Concrete Printing sebagai berikut.
Pondasi
Pondasi tapak beton bertulang, Mutu beton Fc’ 17 MPa.Tulangan utama 4P10 mm, sengkang P8-150 mm tebal selimut beton pondasi 75 mm. Dimensi Pondasi: P1 100 x 800 x 380 mm; P2 800 x 800 x 380 mm; P3 600 x 600 x 380 mm; P4 600 x 600 x 380 mm
Sloof
Tebal sloof 30 mm. Dimensi dan spesifikasi sloof: S1 300 x 300 mm Beton bertulang, Mutu beton Fc’ 17 Mpa. Tulangan utama 6S13 mm, sengkang P8-150 mm; S2 430 x 300 mm Beton bertulang, Mutu beton Fc’ 17 Mpa. Tulangan utama 8S13 mm, sengkang P8-150 mm
Pelat Lantai
Tebal pelat lantai 8 cm, Mutu beton fc 21 Mpa, Wiremesh M8-200 (polos) BJTP 280; fy 280 Mpa, Tebal selimut beton 30 mm
Kolom
Tulangan Utama 4S13 (sirip) BJTS 420; fy:420 Mpa Tulangan Sengkang P8 - 150. Dimensi kolom: K1 170 x 350 mm; K2 150 x 300 mm; K3 170 x 300 mm; K4 120 x 200 mm; K5 170 x 200 mm; K6 225 x 300 mm; K7 170 x 550 mm
Balok
Dimensi Balok 150 x 300 mm, Tulangan utama : 4S13 BJTS 420; fy:420 MPa, Tulangan sengkang P8 – 150 BJTP 280; fy 280 MPa. Tebal selimut beton 30 mm.
Stek Dinding
Tulangan P10 sepanjang 40 cm, Dipasang tiap jarak 48 cm
Tie Bar Dinding
Tie bar dipasang setiap jarak 50 cm sepanjang dinding dan dipasang setiap 8 layer dinding (± 32 cm)
Top Tie Bar Dinding
Tie bar dipasang setiap jarak 15 cm sepanjang dinding sebelum pemasangan ring balok
Plafon
Gypsum board tebal 9 mm (Ruang kamar, dapur, kamar mandi, tamu dan teras) Fibre Cement Board tebal 4 mm setara GRC untuk plafond luar dibawah listplank
Rangka Atap
Rangka atap baja ringan profil C75x35x0.75 mm untuk kuda- kuda dan R20.30 untuk reng Galvalume AZ 100
Penutup Atap
Bitumen dengan underlayer multiplek 9 mm
Dinding
3D Concrete Printing double wall dengan ketebalan lapisan (layer) adalah 4 cm dan lebar lapisan adalah 5 cm. Kuat tekan beton 25 Mpa. Finishing cat dan kombinasi keramik 60 x 30 cm untuk dinding kamar mandi
Kusen
Kusen alumunium hitam dan kusen kayu solid
Daun Pintu
Kayu lapis HPL dan clear tempered glass 8 mm
Penutup Lantai
Keramik 60 x 60 cm untuk kamar tidur, ruang keluarga, dapur dan teras, Kombinasi Keramik 60 x 60 cm dan 30 x 60 cm untuk dinding kamar mandi
Listrik
1 MCB, 7 titik lampu downlight, 7 titik stop kontak, 4 titik saklar
Sarpras Air Minum
Pipa dari sumber PVC AW 3/4" pipa ke kamar mandi PVC AW 1/2", water heater
Sarpras Air Limbah
Bioseptictank Kapasitas 500L, Pas. Bak Kontrol 700 mm x 700 mm, tinggi 700 mm, Pipa PVC 4", Penutup bak Kontrol.
-
PT Modula Tiga Dimensi mengklaim pencetakan dinding 3DCP untuk rumah tipe 46 dapat dalam waktu 9 hari. Adapun tahapan – tahapan untuk seluruh proses pembangunan Rumah 3DCP tipe 46 adalah sebagai berikut:.
1. Pekerjaan Persiapan
Pekerjaan persiapan meliputi pekerjaan pembersihan lahan, pembuatan titik acuan, pengukuran, pemasangan bouwplank dan penentuan peil, pekerjaan tanah (galian & urugan) dan pekerjaan urugan pasir
2. Pekerjaan Struktur
Meliputi pekerjaan pondasi, pekerjaan sloof, pekerjaan plat lantai beton, pekerjaan kolom, pekerjaan balok dan pekerjaan rangka atap.
3. Pekerjaan Arsitektur
Pekerjaan arsitektur mencakup pekerjaan dinding 3DCP, pekerjaan lantai, pekerjaan kusen, pintu dan jendela, pekerjaan plafond, pekerjaan pengecatan dan pekerjaan penutup atap.
4. Pekerjaan Mekanikal, Elektrikal dan Plambing
Mencakup pekerjaan instalasi air bersih, air panas, air kotor dan persampahan serta pekerjaan jaringan listrik dan air conditioner.
Cakupan wilayah pekerjaan Rumah 3dCP yang dapat dikerjakan oleh PT Modula Tiga Dimensi meliputi seluruh wilayah Indonesia sepanjang persyaratan akses transportasi dan lokasi pekerjaan mampu mengakomodasi mobilitas mesin Printer COBOD BOD 3.
-
Teknologi Rumah 3DCP Satu Lantai Tipe 46 PT Modula Tiga Dimensi telah memenuhi persyaratan minimum aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan untuk diterapkan pada lokasi dengan nilai Sds ≤ 1.2.
Hasil kliring hanya berlaku untuk teknologi yang dikaji sesuai dengan spesifikasi material, desain dan dimensi bangunan serta detail struktur seperti yang tercantum dalam kelengkapan dokumen teknis yang disampaikan pemohon. Hasil kajian secara rinci tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari surat ini.
Jika dilakukan penyesuaian atau modifikasi terhadap teknologi ini dan/atau diterapkan di lokasi dengan nilai Sds>1.2, maka harus dilakukan pembuktian keandalan struktur berupa analisis struktur oleh Tenaga Ahli yang kompeten dan berwenang. Seluruh konsekuensi terkait keandalan struktur dalam penerapan di lapangan menjadi tanggung jawab tenaga ahli yang bersangkutan.